Pakar Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air Bersih

Berita, Teknologi170 Dilihat

Jakarta: Seluruh pihak diminta konsisten mengonsumsi air bersih. Hal tersebut diungkap Ketua Himpunan Obstetri Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI) R Soerjo Hadijono.
 
Menurut Soerjo, masyarakat tak boleh terpengaruh isu yang berkembang di media sosial terkait air kemasan galon. Sebab, dapat membuat takut masyarakat untuk mengonsumsi air bersih.
 
“Saya sudah praktik selama 40 tahun lebih, tidak pernah ketemu ada pasien saya yang keracunan karena minum air galon,” kata Soerjo dalam keterangan yang dikutip Kamis, 24 Agustus 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal itu dibeberkan dalam diskusi media bertajuk ‘Pentingnya Konsumsi Air Minum Bagi Kesehatan Ibu Hamil, Bayi, dan Anak’. Menurut Soerjo isu yang berhembus mengenai bahaya BPA dalam air galon tak relevan.
 
Dia menilai jika isu itu benar, maka tak terhitung banyaknya orang yang keracunan karena mengonsumsi air bersih dalam kemasan. “Tapi, nyatanya belum ada juga temuan yang menyatakan ada masyarakat yang menderita sakit karena minum air galon ini. Tapi, kalau yang diminum galonnya, ya pasti memang keracunan,” ucapnya.
 

Dia mengatakan air minum galon guna ulang itu cukup baik untuk kesehatan. Karena mengandung berbagai mineral, khususnya yang dibutuhkan janin dan ibu hamil.
 
Soerjo berharap agar air yang sudah dianggap sehat bagi masyarakat ini tidak diganggu dengan isu-isu yang tidak benar. Apalagi belum ada buktinya.
 
Jadi, sebaiknya air yang sudah puluhan tahun digunakan masyarakat dan masyarakat sudah percaya bahwa air itu sehat, jangan lagi diganggu dengan isu-isu yang belum terbukti kebenarannya,” katanya.
 
Hal senada disampaikan Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Korwil Semarang Setya Dipayana. Setya menegaskan tak pernah menemui gangguan penyakit pada pasien yang mengonsumsi air minum dalam kemasan.
 
“Selama tujuh tahun saya menjadi dokter spesialis anak, saya belum pernah menemui kasus ada pasien saya yang mengalami gangguan penyakit karena minum air galon,” tuturnya.
 
Menurutnya, penyakit yang banyak ditemukan pada anak-anak itu adalah yang menderita diare. Hal itu disebabkan proses membuat susunya yang salah.
 
“Kalau pasien saya diare karena proses membuat susu itu banyak. Tapi, kalau disebabkan minum air galon sama sekali belum pernah ada,” kata dia.
 

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(ABK)

Quoted From Many Source

Baca Juga  BUMI Optimis Kejar Target Produksi 80 Juta Ton Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *