4 Fakta Kemenlu Ungkap Hal Soal 2 WNI Curi Perampokan Data di Jet Tempur Korea Selatan: The Nation

Uncategorized88 Dilihat

JAKARTA Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu). mengungkapkan, dua warga negara Indonesia (WNI) sedang menangani isu pengembangan pesawat canggih KFX/IFX-21 hasil kerja sama Korea Selatan dan Indonesia.

Berikut beberapa faktanya:

1. Dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Muhammad Iqbal membenarkan informasi adanya dua WNI yang terlibat dalam kasus ini.

BACA JUGA:

Kementerian Luar Negeri Tegaskan Tidak Ada Pembaruan Hubungan Kerja Sama Indonesia dengan Israel!

Faktanya, saat ini ada 2 orang WNI (WNI) yang terkonfirmasi dalam kasus tersebut, ujarnya, Jumat (15/3/2024).

2. Pencurian data belum dikonfirmasi

Iqbal mengatakan, saat ini kasus tersebut belum bisa dikaitkan dengan kasus pencurian data. Sebab, tegasnya, belum ada kesimpulan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua WNI tersebut.

“Belum ada hasil akhir atau kesimpulan dari verifikasi tersebut. “Karena terlalu jauh jika menyebut ini sebagai pelanggaran data,” ujarnya.

3. Identitas warga negara Indonesia bersifat rahasia

Sementara terkait identitas kedua WNI tersebut, ia mengatakan belum bisa diungkapkan ke publik.

BACA JUGA:

Kementerian Luar Negeri: Pemungutan Suara Negatif Berjalan Secara Konduktif

Hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan. Ia menegaskan pihaknya saat ini sedang memberikan bantuan kepada kedua WNI tersebut.

“KBRI Seoul terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap yang bersangkutan sejak kasus ini terungkap,” tutupnya.



Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

4. Disampaikan oleh DAPA Korea Selatan

Dilansir dari Kantor Berita Yonhap, dugaan pencurian data diungkap oleh Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan dan Counterintelligence Command (DCC) Korea Selatan.

Baca Juga  Alasan terbesar Timnas Vietnam mendorong proses penentuan posisi pakaian: Okezone Bola

Berdasarkan dugaan tersebut, National Institute of Science (NIS) Korea Selatan pun bekerja sama untuk menemukan data yang diduga dicuri tersebut.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *