5 Fakta Bansos BLT Capai Rp 28,8 Triliun: Okezone Economy

Uncategorized86 Dilihat

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan anggaran kesejahteraan sosial (Asisten sosial) hingga Juli 2024 sebesar Rp 17,5 triliun dan Bantuan Keuangan Langsung (Direct)BLT) dengan anggaran Rp 11,3 triliun yang dialokasikan hingga Maret 2024.



Pemerintah banyak memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dengan harapan dapat memberikan dampak yang besar bagi perkembangan perekonomian masyarakat Indonesia.

Berikut Okezone rangkum fakta anggaran BLT kesejahteraan sosial yang disiapkan Rp 28,8 triliun, ditulis Senin (26/2/2024).

1. Bantuan Pangan Diberikan kepada 22 Juta Penerima

Direktur Jenderal Keuangan Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan, bantuan pangan berupa 10 kilo beras yang diberikan kepada 22 juta penerima juga mencakup tambahan daging ayam dan telur untuk keluarga yang memiliki anak kecil.

Jadi jumlahnya Rp 17,5 triliun itu bansos beras 10 kg untuk tambahan penerima PKH sampai Juli mendatang dan untuk keluarga dengan anak kecil ditambah ayam dan telur seperti yang kita lakukan akhir tahun lalu. 17,5 triliun dengan kedua-duanya,” ujarnya.

2. BLT akan diberikan selama 3 bulan

Untuk BLT, lanjut Isa, sejauh ini baru diputuskan pada 3 bulan pertama dan baru setelah itu akan dilakukan evaluasi lagi.

“Sampai saat ini sudah diputuskan BLT tiga bulan pertama, baru dilakukan peninjauan kembali, anggarannya mencapai Rp 11,3 triliun. “Ini semua tentunya disiapkan dari dana kesejahteraan sosial yang diberikan setiap tahun anggaran,” ujarnya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

3. Anggaran Bansos-BLT mencapai Rp 28,8 triliun

Baca Juga  Pesta Baca Bersama Komunitas Jakarta Book Party, Informasi Lengkap Update Okezone! : Okezone Nasional

Selain bantuan pangan, BLT pengurangan risiko pangan akan diberikan sebesar Rp600 ribu selama 3 bulan kepada 18,8 juta penerima. Bantuan ini memiliki anggaran sebesar Rp11,3 triliun. Jika dijumlahkan, anggaran bansos dan BLT mencapai Rp 28,8 triliun.

4. Dampak Bantuan Publik Terhadap Pembangunan Ekonomi Indonesia

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga menambahkan, rangkaian bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan akan berdampak besar terhadap pembangunan perekonomian Indonesia.

Setidaknya pada kuartal I tahun 2024, kenaikan harga di masyarakat akan menjadi permasalahan besar.

5. Konsumsi masyarakat semakin meningkat

Suahasil juga meyakini dengan rangkaian bansos yang diberikan, tenaga manusia akan meningkat dan daya beli tidak menurun menghadapi banyaknya kenaikan harga yang terjadi.

“Konsumsi masyarakat meningkat dan daya beli tidak menurun dan ini baik untuk memberikan insentif pada komponen konsumsi rumah tangga dalam pembangunan ekonomi kita,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *