5 Fakta PBBKB 10% Bisa Bikin Harga Minyak Naik: Okezone Economy

Uncategorized140 Dilihat

JAKARTA – Kenaikan Pajak Bahan Bakar Mobil (PBBKB) di DKI Jakarta hingga 10% berdampak pada kenaikan harga BBM. Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2024 pasal 24 ayat 1 menyatakan “Tarif PBBKB ditetapkan sebesar 10 persen”. Sedangkan tarif PBBKB untuk angkutan umum sebesar 50% dari kendaraan pribadi.

PBBKB dikenakan berdasarkan nilai penjualan BBKB sebelum dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN). Dengan strategi ini, konsumsi bahan bakar di DKI Jakarta bisa meningkat secara signifikan.



Berikut Okezone rangkum 5 fakta kenaikan harga minyak, Sabtu (3/02/2024).

1. Faktor Biaya

Pemda DKI Jakarta menaikkan pajak bahan bakar untuk mengurangi polusi udara dan mempercepat penggunaan kendaraan listrik. Kenaikan harga BBM nonsubsidi disebabkan oleh kenaikan PBBKB yaitu dari 5% menjadi 10%.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) Daerah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1 Tahun 2024, terdapat pengaturan mengenai Pajak Daerah dan Imbalan Daerah yang ditetapkan sejak 5 Januari 2024.

Sekretaris Bersama Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting juga menjelaskan PBBKB merupakan salah satu komponen penentu harga bahan bakar. Oleh karena itu, kenaikan PBBKB pasti akan berdampak pada peningkatan bahan bakar minyak.

“Salah satu komponen penentu harga BBM adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), sehingga jika ada revisi besaran PBBKB dari Pemda pasti berimplikasi pada harga BBM,” kata Irto kepada MNC Portal di Jakarta, Rabu (30/1/2024).

2. Pernyataan Kementerian BUMN

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan kewenangan terkait minyak bertambah di Kementerian Energi dan Mineral (ESDM), sedangkan Kementerian BUMN hanya berperan sebagai pengambil kebijakan.

“Naik minyaknya naik atau tidak itu tergantung Kementerian Teknik (ESDM), bukan Kementerian BUMN, di pimpinan Pertamina. Pertamina ikut bergabung,” kata Arya saat ditemui di terminal III Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga  Batara Ageng Masuk Penjara, Adhisty Zara Ucapkan Terima Kasih pada Fuji: Terkenal Okezone

3. Waktu Kenaikan yang Salah

Pengamat Bisnis Energi Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Fadhi menjelaskan, kenaikan PBBKB yang berdampak pada kenaikan harga BBM yang dilakukan pada tahun politik adalah tindakan yang tidak tepat. Hal ini dianggap menimbulkan gangguan sosial.

“Saya kira tahun politik ini tidak akan dilaksanakan secara luas karena akan berdampak pada inflasi kemudian menurunkan daya beli dan ini bisa menimbulkan gangguan sosial dan berbahaya,” jelas Fahmy.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

4. Jenis bahan bakar yang mengalami kenaikan harga

Satu-satunya harga BBM yang mengalami kenaikan adalah BBM non-subsidi. Sedangkan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan solar tidak akan mengalami perubahan harga dari pemerintah pusat.

Sedangkan harga BBM yang mengalami kenaikan adalah Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Green 95, Dexlite dan Pertamina Dex. Kenaikannya berbeda-beda tergantung besaran PBBKB yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing daerah.

“Dari media sosial yang dipublikasikan Pemda, penyesuaian PBBKB adalah untuk Jenis Bahan Bakar Umum (JBU), jadi bukan untuk BBM bersubsidi. Besaran PBBKB ditentukan oleh masing-masing Pemda,” kata Irto.

5. Harga bahan bakar saat ini

Saat ini harga BBM non-subsidi di Jakarta mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sebab, setiap pemasok minyak harus membayar pajak yang lebih tinggi kepada Pemda DKI Jakarta. Rincian tarif BBM non subsidi adalah;

Pertamax: Rp 12.950 per liter

Pertamax Hijau 95 : Rp. 13.900 per liter

Pertamax Turbo : Rp. 14.400 per liter

Dexlite: Rp. 14.550 per liter

Baca Juga  Link Live Streaming Persija Jakarta vs Selangor FC di Final Liga Inggris RCTI 2024, Klik Disini! : Okezone Bola

Pertamina Dex: Rp 15.100 per liter

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *