Bencana! Siswa Sekolah Menengah Menjadi Korban Penganiayaan yang Dilakukan Ayah Kandungnya, Kakak dan Dua Pamannya: Laporan Okezone

Uncategorized136 Dilihat

SURABAYA – Nasib siswa SMP kelas 3 di Surabaya asal B (13) ini sungguh disayangkan. B menjadi korbannya memperkosa Hal tersebut dilakukan oleh ayahnya sendiri, yakni ME (43), saudara kandungnya MNA (17), serta dua adik korban, MR (49) dan IW (43).





   

Polrestabes Surabaya telah menangkap empat pelaku ini dan menetapkan tersangkanya. Keretakan keluarga terjadi saat B duduk di bangku kelas 3 SD. Perbuatan terakhir dilakukan pada Januari 2024 saat sang kakak sedang mabuk dan hendak menyetubuhi korban.

BACA JUGA:

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, penyerangan pertama dilakukan MNA terhadap B saat dirinya duduk di bangku kelas 3 SD. Sementara itu, ME dan saudara korban IW dan MR menganiaya korban dengan menyentuh dada B.

Pelaku yang melakukan hubungan intim adalah kakak laki-laki korban. Yang melakukan penganiayaan adalah bapak dan dua adik laki-lakinya, ujarnya, Senin (22/1/2023).

Hendro menambahkan, pencabulan tersebut sudah berlangsung selama 4 tahun, terakhir kali terjadi pada bulan Januari lalu saat kakaknya, MNA, mabuk dan ingin berhubungan badan dengan korban. Namun saat itu korban sedang menstruasi. Meski sedang menstruasi, hal itu tidak menghentikan rencana jahat MNA untuk mengubah nafsu liarnya.

BACA JUGA:

Dia mengatakan, pelaku melakukan hal tersebut saat kondisi rumah sedang sepi. Keempat pelaku sendiri saling kenal atas perbuatannya terhadap korban. Namun, keempatnya tidak membahas apa yang mereka lakukan saat bertemu.

“Pelaku mengaku salah saat melihat korban mengenakan pakaian ketat. “Saat itu juga rumahnya sedang sepi,” ujarnya.

Sedangkan saya setuju dia menyentuh kemaluan anaknya saat tidur bersama istrinya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan ini Februari 2024 Jakarta dan sekitarnya

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

“Kami tidur bersama istri saya. Anakku ada di tengah. Ketika istri saya ingin ke kamar mandi, saya tidak tahu bahwa itu adalah putri saya. Maafkan aku,” kata MI.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 81 dan atau 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *