BYD akan bangun pabrik di Subang, ini alasannya: Okezone Automotive

Uncategorized36 Dilihat

JAKARTA PT.BYD Motors Indonesia akan membangun perusahaan di kawasan industri Subang Smartpolitan. Ada alasan mengapa BYD memutuskan untuk membangun pabrik di kawasan tersebut Jawa barat mereka.

CEO PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menjelaskan alasan timnya membangun pabrik di kawasan industri Subang Smartpolitan.

“Kawasan industri ini dapat memenuhi spesifikasi baik dari segi luas, jarak, lingkungan dan infrastruktur yang kami butuhkan, sehingga kami yakin material yang kami buat akan mampu mendorong berkembangnya perusahaan-perusahaan jasa mobil Indonesia,” kata Elang Zhao pada pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (30/4/2024).

Diketahui, kawasan industri Subang Smartpolitan terintegrasi dengan banyak infrastruktur strategis tanah air. Lokasi ini mudah diakses melalui Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di KM 89 yang masih dalam tahap pengembangan.

Selain itu kawasannya dekat dengan Tol Akses Patimban yang menghubungkan langsung ke Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, dan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ke Jakarta, Bandung dan kota-kota lain di Jawa Barat dan Tengah.



Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang juga
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

BYD telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Suryabuat Swadaya, pengembang kawasan industri.

Perjanjian kerja sama ini dibuat sebagai langkah strategis pertama dalam pengembangan ekosistem EV di Indonesia oleh BYD yang meliputi pusat penelitian dan pengembangan serta fasilitas pelatihan dengan teknologi baru yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Fasilitas produksi EV BYD akan dibangun di kawasan Subang Smartpolitan Fase 2, terutama di bagian utara kawasan tersebut. Dengan perencanaan EV Ecosystem yang komprehensif dan terintegrasi, BYD akan menggunakan lahan terluas lebih dari 108 hektar.

Baca Juga  Konferensi OKI, Jokowi akan diutus menemui Joe Biden untuk membahas Konflik Gaza: Okezone of the Nation

Setelah penandatanganan perjanjian antara kedua pihak, langkah selanjutnya adalah serah terima lahan yang akan dilakukan pada Agustus 2024. BYD merencanakan pekerjaan pembangunan secara bertahap dan diharapkan mulai dikerjakan pada Januari 2026.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *