Diserang Rudal Houthi, Kapal Milik Inggris Terbakar di Teluk Aden: Okezone News

Uncategorized62 Dilihat

LONDON – A truk tangki yang terkait dengan Inggris terbakar di Teluk Aden setelah terkena rudal kelompok Houthi. Revolusi yang berbasis di Yaman menegaskan bahwa mereka menargetkan kapal Marlin Luanda sebagai tanggapan terhadap “sanksi Amerika-Inggris”.




Amerika Serikat (AS) dan Inggris melancarkan serangan udara terhadap sasaran Houthi sebagai respons atas serangan terhadap kapal di kawasan Laut Merah.

Kapal angkatan laut Prancis, India, dan AS memberikan bantuan kepada kapal tersebut pada Jumat (26/1/2024).

Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps menyebut serangan itu “tidak dapat diterima dan ilegal.”

“Merupakan tanggung jawab kami untuk melindungi kebebasan navigasi di Laut Merah dan kami tetap berkomitmen terhadap tujuan itu,” kata Shapps di X, seperti diberitakan. BBC.

Operator Marlin Luanda terdaftar sebagai Oceonix Services Ltd, sebuah perusahaan yang terdaftar di Inggris.

Kapal tersebut berlayar di bawah bendera Kepulauan Marshall dan beroperasi untuk Trafigura, sebuah perusahaan perdagangan multinasional.

Dalam pemberitaan terkini, Sabtu (27/1/2024) Trafigura menyampaikan seluruh awak kapal selamat dan api di kapal barang telah padam. Kapal tersebut sekarang bergerak ke pelabuhan yang aman, kata perusahaan itu.

Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan tidak ada korban jiwa di kapal yang membawa 22 awak asal India dan 1 awak asal Bangladesh itu.

Baca juga: Kenali QRIS Antar Batas yang bisa Anda temukan di Aplikasi M-Smile dari Bank Mega

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Ini adalah serangan terbaru terhadap pelayaran komersial oleh Houthi di dan sekitar Laut Merah. Kelompok tersebut mengatakan pihaknya menargetkan kapal-kapal di wilayah tersebut untuk mendukung warga Palestina di Gaza, tempat Israel memerangi Hamas.

Baca Juga  Gus Men: KUA Bisa Melayani Semua Agama, Tak Hanya Islam: Okezone Country

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Houthi mengatakan bahwa Marlin Luanda adalah kapal Inggris dan menjadi sasaran sebagai tanggapan atas “agresi Amerika-Inggris terhadap negara kami”.

Pemerintah Inggris mengatakan serangan terhadap kapal dagang “sama sekali tidak dapat diterima” dan Inggris serta sekutunya “mempunyai hak untuk merespons dengan tepat”.

Komando Pusat AS mengatakan bahwa “tindakan ilegal ini tidak ada hubungannya dengan konflik di Gaza”.

“Baik kapal maupun awaknya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Israel. “Houthi telah melepaskan tembakan tanpa pandang bulu ke Laut Merah, menargetkan kapal-kapal di lebih dari 40 negara di seluruh dunia,” kata Centcom dalam sebuah pernyataan.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyebutkan insiden itu terjadi 60 mil laut tenggara Aden.

Dia memperingatkan kapal-kapal lain untuk berhati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan.

Kemudian, Centcom mengatakan bahwa pasukannya telah melakukan serangan pada pukul 03:45 waktu setempat pada hari Sabtu “terhadap rudal angkatan laut Houthi yang ditujukan ke Laut Merah dan siap diluncurkan”. Mereka “menghancurkan senjata itu untuk membela diri,” kata Centcom.

Sejak November, Houthi telah melancarkan serangkaian serangan terhadap kapal komersial yang melintasi Laut Merah, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *