Empat Kecamatan di Padang Pariaman Dilanda Banjir Bandang: Okezone News

Uncategorized140 Dilihat

PADANG PARIMAN – Hujan yang terjadi hari ini menyebabkan empat wilayah di Padang Pariaman, Sumatera Barat dilanda banjir bandang siang tadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulya membenarkan kejadian tersebut namun saat ini masih ada tempat untuk menilai situasi.




“Sebelumnya hujan deras menyebabkan air yang mengalir di banyak sungai meningkat. “Aliran sungai yang meningkat antara lain Sungai Batang Mangoe, Batang Ulakan, Batang Sani, dan Batang Anai,” ujarnya melalui pesan, Rabu (20/9/2023).

Berdasarkan informasi sementara yang diterima BPBD Padang Pariaman, banjir bandang terjadi di Wilayah VII Koto Patamuan, Nagari (Desa) Tandikek, Korong (Dusun) Lubuak Aro, air yang keluar dalam posisi meninggi menyebabkan empat orang terlibat, satu tim yang dengan cepat merespons. Menuju lokasi, kemudian di Pasar Korong Tandikek, di lokasi ini debit air meningkat sehingga menyebabkan tanah penahan tanggul rusak.

Banjir bandang berikutnya terjadi di Kecamatan VII Koto, Nagari Sungai Sariak, Korong Kampuan Bendang, peristiwa banjir yang menyebabkan delapan orang terjebak.

KECAMATAN 2 x 11 Anam Lingkuang, Nagari Sicincin, Korong Ladang Laweh, banjir bandang merusak lokasi bendungan. 2×11 Kecamatan Kayu Tanam, Nagari Anduriang, Korong Kampung Tangah, bencana banjir bandang ini menyebabkan rusaknya bantaran sungai sehingga menyebabkan dua rumah roboh dan sawah warga hancur terbawa aliran sungai.

Berkoordinasi dengan Badan Siaga Bencana (KSB) Anduriang untuk mengevakuasi warga rumah terdampak ke tempat aman.

Sedangkan kebutuhan mendesak adalah perahu karet, tali karmantle, api.

Ikuti Berita Okezone di berita Google


(ha ha)

Konten di bawah ini disajikan oleh Pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Baca Juga  Masalah makanan jangan abaikan, bisa berdampak pada kesehatan: Okezone health

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *