Erick Thohir Tawarkan Aset BUMN di Sekitar Monas, Begini Kata PTPP: Okezone Economy

Uncategorized23 Dilihat

JAKARTA – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mendukung rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk membiayai properti.

Rencananya bertujuan untuk menghadirkan aset BUMN di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) setelah ibu kota resmi dipindahkan ke IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

“Dana propertinya sedang dalam proses. Kebetulan PT PP punya dua properti di sana, yang pertama Danareksa Tower, kita BOT (Operate Transfer) 30 tahun dan BSI Tower juga BOT 30 tahun,” kata Direktur Utama PtPP. Novel Arsyad dalam jumpa pers, Rabu (24/4/2024).

PTPP nantinya akan menjadi bagian dari dana properti. Novel meyakini dana properti tersebut akan mendorong nilai tambah bagi properti BUMN di sekitar Monas, meski Jakarta bukan lagi ibu kota negara.

Nanti akan dikembangkan, seperti disampaikan Menteri BUMN, saat ini sedang diberikan kepada investor asing untuk mengembangkan properti di kawasan itu ketika ke IKN, jelasnya.

Novel mengatakan, setidaknya ada 13 properti BUMN di sekitar Monas yang memiliki prospek ke depan. Novel yakin kehadiran investor lokal dan asing akan meningkatkan nilai tambah properti BUMN di sekitar Monas.

Masuknya investor asing dan lokal akan menambah nilai properti di sana menjadi lebih baik, kata Novel.

Di sisi lain, PTPP menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp 10-12 triliun pada semester I/2024. Sedangkan realisasi pada kuartal I tahun ini mencapai kurang lebih Rp 5 triliun.

Novelis Arsyad mengatakan perseroan berpotensi mendapat nilai kontrak baru hingga Rp 12 triliun pada semester pertama tahun ini.

Untuk mencapai tujuan tersebut, industri konstruksi pemerintah juga akan berpartisipasi dalam beberapa kontrak proyek yang ditunda.

“Kalau kita proyeksikan di semester I 2024 direncanakan sekitar Rp 10-12 triliun. “Bisa kuat, kita akan (ikut) kontrak yang ditangguhkan, bisa berjalan cepat, kita prediksi di sekitar itu (nilai kontrak baru),” kata Aramada.

Baca Juga  Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Apa Saja Hak Penyandang Gangguan Jiwa? : Okezone kesehatan

Baca juga: instalasi-interaktif-gema-kompatibel-di display-arch-id-2024

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Secara total, target nilai kontrak PTPP tumbuh 5 persen dibandingkan tahun 2023. Tercatat hingga Oktober 2023, PTPP mencatatkan aset kontrak baru senilai Rp29,31 triliun.

Capaian tersebut meningkat 34,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 21,82 triliun. Kontrak baru didominasi proyek dengan sumber pendanaan pemerintah sebesar 42,47 persen, pendanaan swasta sebesar 40,37 persen, dan pendanaan BUMN sebesar 17,16 persen.

Untuk meningkatkan efisiensi, perseroan akan fokus dan menambah lini bisnis konstruksi. Sementara dari sisi investasi, perseroan juga akan fokus pada investasi proyek konstruksi.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah perusahaan melakukan investasi pada bisnis yang tidak sejalan dengan bisnis intinya.

“Tentunya melalui penilaian manajemen risiko yang telah ditetapkan dan dilakukan dengan benar,” kata Aramada.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *