Gregoria Mariska Menangis Usai Kalah dari Akane Yamaguchi Akibat Lampu Flash, BWF Beri Peringatan Tegas! : Okezone Olahraga

Uncategorized27 Dilihat

BIRMINGHAM – Asosiasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengeluarkan peringatan kepada penonton All England 2024 tentang larangan menyalakan flash kamera saat berada di dalam pertandingan. Hal itu terjadi setelah pesepakbola putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, terluka akibat kebakaran saat bertanding.

Momen tersebut terjadi saat Gregoria tampil di babak perempat final All England 2024, Jumat (15/3/2024) siang WIB melawan bintang Jepang, Akane Yamaguchi. Ia kalah pada game pertama dengan skor 10-21 pada game pertama namun mampu memenangkan game kedua dengan skor 22-20 sehingga pemenang pertandingan ditentukan melalui rubber match.

Di game penentuan, Jorji terlibat pertarungan sengit dengan Yamaguchi hingga skor mencapai 10-10. Kemudian, ia mampu mendominasi dan menjauh dengan keunggulan 15-12.

Sayangnya performa pemain berusia 24 tahun itu menurun di titik kritis sehingga Yamaguchi mampu berbalik unggul 16-19. Namun Gregoria tak menyerah begitu saja dan masih berpeluang menang saat tertinggal 18-20 karena mampu melakukan sepak pojok di game kedua.

Nah kali ini flash kamera mengganggu pandangan Gregoria. Alhasil, ia melepaskan bola yang ingin diterimanya di depan gawang dan memprotes wasit karena ada kilatan cahaya dari penonton yang duduk di seberang.

Namun, pengacara bersikeras agar Gregoria melanjutkan perjuangannya. Alhasil, Yamaguchi mendapat peringkat terakhir sehingga pemain peringkat empat dunia itu menutup game ketiga dengan kemenangan 18-21.

Gregoria langsung menangis saat dipastikan kalah di poin terakhir. Dia tampaknya benar-benar kesal karena kilatan cahaya itu mengganggunya pada saat yang begitu penting. Bahkan, pemain asal Wonogiri itu memutuskan melaju ke final demi melampaui prestasinya tahun lalu di All England.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Baca Juga  Rumah Baru Atta Halilintar dan Aurel, Netizen Sebut Taman Depannya Jadi Kuburan: Okezone Life

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

“Pada poin terakhir, saat saya sedang melakukan servis, ada kilatan kamera di depan saya dan itu sangat mengganggu. Saya hanya menghentikan permainan dengan hati-hati tapi sayangnya wasit memutuskan pertandingan selesai karena mungkin dia tidak melakukannya. Saya tidak tahu apa yang terjadi, kata Gregoria, dalam rilis resmi yang diterima Oke zona.

“Itu yang sangat mengganggu pikiran saya. Setelah ini, saya akan bertanya kepada wasit dan hakim agar saya bisa mendapat jawaban yang jelas atas kejadian tersebut. Selain itu, hasilnya sudah final dan saya harus menerimanya,” dia berkata.

Sesaat setelah pertandingan berakhir, BWF memberikan peringatan kepada seluruh penonton Inggris 2024 di Utilita Arena untuk mematikan lampu flash selama berada di dalam venue, melalui media sosial, Jumat (15/3/2024). Jika tidak, peringatan diberikan dengan cara yang “berbeda”.

Akane Yamaguchi

BWF membagikan video untuk mendapatkan tutorial cara mematikan flash di berbagai merek ponsel dan perangkat lainnya. Tentu saja mereka berharap kejadian yang menimpa Gregoria tidak terulang lagi di turnamen Super 1000.

Halo semuanya! Ingatlah untuk mematikan flash kamera Andatulis pernyataan BWF di akun Instagram @bwf.official.


   

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *