Harga Gandum Anjlok, Pembuat Roti Sari Roti Milik Konglomerat Anthony Salim Langsung Untung: Okezone Economy

Uncategorized158 Dilihat

JAKARTA – Harga gandum dunia anjlok, ini berkah bagi produsen roti PT Nippon Indosari Corp Tbk (ROTI)

Margin keuntungan perusahaan milik Grup Salim ini tumbuh mencapai level 55% pada kuartal III 2023. GPM merupakan metrik yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam meningkatkan laba operasional.

Head of Investor & Public Relations ROTI Hadi Susilo mengatakan, harga tepung terigu mencapai puncaknya pada akhir tahun lalu. Sementara itu, tahun ini harga bahan baku ROTI perlahan turun sehingga membantu kemajuan perusahaan.

“Tahun ini (harga tepung terigu) berangsur-angsur turun, jadi bagus. “Bisa dibilang (penurunan harga ini) juga bisa mengkompensasi kenaikan harga bahan baku lainnya,” kata Hadi di hadapan publik Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).

Di sisi lain, kinerja penjualan pemasok yang memproduksi ‘Sari Roti’ dinilai berkontribusi terhadap peningkatan finansial perseroan. Hadi juga menilai kenaikan margin tersebut tidak berbeda dengan kebijakan kenaikan harga yang dilakukan ROTI pada kuartal I hingga kuartal III 2022.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya


Melihat kondisi pasar, khususnya pencapaian perseroan saat ini, Hadi mengatakan perseroan belum berencana menaikkan harga jual lagi.

“Tahun ini kita tidak melaksanakan kenaikan uang, kenapa salah satu alasannya karena kalau melihat mimpi besarnya masih lebih baik dari tahun lalu, jadi tidak perlu kita naikkan,” ujarnya.

Seperti kita ketahui, penjualan ROTI mencapai Rp 2,83 triliun hingga September 2023. Realisasi ini tergolong rendah 0,9% yoy, namun meningkat 16,5% dari September 2021.

Baca Juga  Produk UMKM ini sukses menembus pasar internasional dan meraih penghargaan Shopee Super Awards 2023 lho! : Selebriti Okezone

Secara triwulanan di Q3, penjualan ROTI meningkat 15% mencapai Rp 1,01 triliun dibandingkan triwulan sebelumnya. Pihaknya mengaku terdampak dengan menurunnya konsumsi roti Tanah Air pada kuartal II yang sebagian besar turun pada periode puasa.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *