Israel Mengaku Menemukan Tanda-Tanda Hamas Menyandera di Rumah Sakit Gaza: Okezone News

Uncategorized167 Dilihat

YERUSALEM – Tentara Israel pada Senin (13/11/2023) membagikan video dan foto yang menunjukkan apa yang disebutnya sebagai senjata Hamas yang disimpan di ruang bawah tanah sebuah rumah sakit anak di Gaza di mana mereka juga mengatakan bahwa peluncurannya ditunda.




Juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa tentara menemukan sebuah pusat komando dengan gudang senjata termasuk granat, rompi bunuh diri dan bahan peledak lainnya yang disimpan oleh pejuang Hamas di ruang bawah tanah Rumah Sakit Rantissi, sebuah rumah sakit anak-anak yang mengkhususkan diri dalam perawatan pasien kanker.

“Dan kami masih melihat tanda-tanda Hamas melakukan penyanderaan di sini,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, seperti diberitakan. Reuters. “Kami sedang menyelidiki hal ini. Namun kami juga memiliki informasi intelijen yang mengonfirmasi hal tersebut.”

Dia menunjukkan gambar tempat tinggal yang tampak sederhana, dengan dapur kecil, serta terowongan di dekatnya yang menurutnya mengarah ke rumah seorang perwira angkatan laut Hamas.

“Hamas menguasai seluruh wilayah ini dan melancarkan perang melawan Israel dari rumah sakit ini,” katanya.

Selain itu, tentara menemukan sebuah sepeda motor dengan bekas peluru yang menurut mereka tampaknya digunakan untuk mengangkut sandera ke Gaza setelah serangan mendadak pada 7 Oktober ketika kelompok militan Hamas menyerang Israel selatan, yang menewaskan 1.200 orang dan menahan 240 orang, menurut pihak berwenang Israel. .

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya


Baca Juga  Lokasi SIM Keliling Hari Ini, Buka sampai jam 12 siang: Okezone Megapolitan

Sebagai pembalasan, Israel melancarkan pemboman intensif di Gaza dan menindaklanjutinya dengan operasi darat yang memaksa pasukan Israel masuk lebih dalam ke wilayah kantong tersebut. Lebih dari 11.000 orang telah terbunuh di Gaza, menurut pejabat kesehatan Palestina.

Pada hari Senin, tank-tank Israel berdiri di luar gerbang rumah sakit Al Shifa, rumah sakit utama di Gaza dimana ratusan pasien masih menunggu untuk dipulangkan.

Ketika serangan berlanjut, Israel menuduh Hamas menggunakan rumah sakit dan infrastruktur sipil lainnya untuk menyembunyikan pusat komando dan posisi senjata serta menggunakan warga sipil dan pasien rumah sakit sebagai tameng manusia.

Hamas dan otoritas rumah sakit di Gaza menyangkal bahwa fasilitas medis telah digunakan sedemikian rupa. Belum ada komentar langsung dari Hamas mengenai pernyataan terbaru Israel.

PBB telah menyerukan penghentian serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza. Israel menyatakan menerima pembebasan pasien dan warga sipil.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *