Jaringan Narkoba Fredy Pratama Impor Bahan Baku Tidak Terdaftar Dari China: National Okezone

Uncategorized40 Dilihat

JAKARTA – Ratusan kilo bahan mentah dikumpulkan oleh petugas Satuan Kriminal Obat Bareskrim Polri dari rumah pabrik obat di Kompleks Taman Sunter Agung, Jakarta Utara.

Bahan baku yang tidak masuk dalam daftar preseden diketahui didatangkan tersangka DPO pengedar narkoba Fredy Pratama dari luar negeri, China.

Hal itu diungkapkan Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa saat memaparkan kasus tersebut di lokasi Taman Sunter Agung 2, Jakarta Utara, Senin (8/4/2024).

“Waktunya kami mendapat laporan dari Bea Cukai Soekarno Hatta bahwa ada produk yang akan masuk ke Indonesia. Produk narkotika tersebut perlu dipastikan bahwa produk tersebut bukan asal narkotika,” kata Mukti.

Mukti menjelaskan, cara yang dilakukan jaringan pengedar narkoba Fredy Pratama ini terbilang baru karena sejumlah bahan kimia tersebut tidak tercantum dalam resep obat yang dikeluarkan pemerintah.

“Tapi hal-hal itu juga bukan berupa pendahuluan tapi sudah diracik oleh si pembunuh untuk membuat bahagia. Ini yang unik sekali dalam kasus ini,” kata Mukti.

Selang empat bulan, Direktur Narkoba Bareskrim Polri bersama Polres Jakarta Utara, Bea Cukai dan Cukai Pusat Soekarno Hatta bersama-sama melakukan penyelidikan, akhirnya ditemukan jaringan sentra ekstasi rumahan di Taman Sunter Agung 2. Jakarta Utara.

Alhamdulillah sekarang pelakunya bisa kita tangkap. Modusnya Fredy Pratama alias Amang alias Miming alias Lungkat membawa bahan baku yang tidak ada dalam daftar sebelumnya. Dan dia mendatangkan langsung dari China, pungkas Mukti Juharsa.



Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Baca Juga  Kisah Epik Big F4, Legenda Bulutangkis Dunia yang Hanya Dikenang: Okezone Sports

Seperti diketahui, Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan timnya kembali menggerebek gedung tersebut.

“Setelah dua hari lalu kita rebut Rumah Sabu dan Pleasure Water di Semarang, Jawa Tengah, kini Rumah Ekstasi berada di Perumahan Taman Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Mukti, Jumat (5/4). /3/2024) dalam sambutannya.

Mukti Juharsa membenarkan timnya telah menemukan pabrik obat di Sunter, Jakarta Utara.

“Kami telah menangkap 6 orang tersangka Lab Klandestin pembuat ekstasi beserta ribuan butir ekstasi, ini milik Fredy Pratama, dia dikendalikan langsung oleh aplikasi BBM dari Bangkok, Thailand,” kata Mukti Juharsa.

Mukti mengatakan, laboratorium swasta di Sunter sangat cocok karena tersedia mesin cetak ekstasi, bahan baku siap cetak, peralatan tepung dan alat penunjang pembuatan ekstasi lainnya.

Dari gambar yang diambil polisi, terlihat bangunan dua lantai telah dipasang garis polisi. Banyak mesin logam ditemukan disimpan di salah satu ruangan.

Sejumlah bungkus plastik butiran berwarna merah muda, hitam, dan hitam juga ditemukan di dekat mesin ekstasi.

“Kalau bahan bakunya dicetak bisa mencapai 300 ribu item,” pungkas Mukti Juharsa.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *