Jaringan Ulama Subang-Indramayu Dukung Ganjar-Mahfud: Bunuh Radikalisme dan Ketidaktahuan: Okezone News

Uncategorized122 Dilihat

INDRAMAYU – Sejumlah ulama dan kiai dari sejumlah pesantren di wilayah Kabupaten Subang dan Indramayu mengikuti Halaqoh Nasional Jaringan Ahlussunnah Wal Jamaah di Pondok Pesantren Al Amin Al Islami Indramayu, Rabu (18/10/2023).




Peserta sepakat untuk mendukung Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD karena yakin mampu memberantas radikalisme dan impotensi di Indonesia.

BACA JUGA:

“Saya sangat berharap dengan kehadiran Pak Ganjar tidak ada keraguan lagi akan penangkapan radikalisme dan inkompetensi. Artinya kelompok yang selama ini mengkampanyekan ketidakpedulian akan direformasi oleh Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD,” kata salah satu . peserta, Kiai Maman Mubarak.

Menurut kiai asal Kabupaten Subang, radikalisme sudah lama menjadi ancaman serius bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan perlu diberantas oleh pemerintah.

BACA JUGA:

Begitu pula dengan sikap tidak hormat yang banyak dimiliki kelompok masyarakat terhadap kelompok masyarakat lain yang mereka anggap berbeda dengan kelompoknya. Praktik ini dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sesuai keinginan saya, masyarakat Indonesia, NKRI akan menutup (mencegah radikalisme dan tidak bertanggung jawab) di bawah pengawasan Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD, kata Kiai Maman.

Sejauh ini, rencana penanggulangan radikalisme dan negativitas memang diakui telah diterapkan di lingkungan pesantren bagi santri dan masyarakat sekitar.

Ikuti Berita Okezone di berita Google


Oleh karena itu santri di pesantren diyakini mempunyai rasa cinta tanah air yang tinggi untuk mencintai tanah air dan tanah air serta siap berkontribusi dalam pembangunan.

“Hal ini sudah lama kita lakukan di pesantren untuk menghindari radikalisme dan ketidakpedulian. Sebab, di pesantren santri belajar tentang hubbul wathon minal iman, cinta tanah air sebagian dari keimanan,” ujarnya. .

Baca Juga  Datang ke Pondok Pesantren Sindanglaya, Atikoh Ganjar Ingatkan Semua Orang Jangan Menghindar: Okezone Negeri

BACA JUGA:

Selain ilmu agama, Maman mengaku para siswa juga belajar tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.

Maksudnya, pesantren terus ditanamkan Pancasila, NKRI tetap dipertahankan. Itu ditanamkan pada santri, tegasnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *