Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Nilai Belanja Alutsista Tak Diimbangi Pembangunan Industri Pertahanan: Zona Ekonomi

Uncategorized71 Dilihat

JAKARTA – Juru bicara TPN Ganjar-MahfudMichael Victor Sianipar menilai belanja pemerintah untuk peralatan keamanan tidak dibarengi dengan perkembangan industri keamanan rumah.



Menurut dia, pemerintah ingin belanja peralatan keamanan yang langsung diimpor, dan bukan mengembangkan industri keamanan dalam negeri.

Terimalah bahwa keamanan nasional adalah prioritas nasional, tetapi keamanan kita harus didorong dengan investasi dan memastikan industri keamanan kita ditingkatkan, kata Victor di Jakarta, Kamis (4/1/2024).

Kemudian, lanjutnya, perlu adanya transparansi dari pemerintah dalam pengelolaan belanja penggunaan peralatan militer. Ingat, belanja alusista juga tidak menggunakan budget yang sedikit.

Kita tahu, belanja alutsista dengan luar negeri harus menjamin adanya transfer teknologi, karena dalam jangka panjang industri pertahanan harus membaik, lanjutnya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, anggaran Kementerian Pertahanan periode 2018 – 2020 sebesar Rp325 triliun, kemudian pada periode 2020 – 2024 meningkat menjadi Rp386 triliun yang bersumber dari pinjaman luar negeri.

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal menilai kenaikan anggaran subsidi sekitar Rp61 triliun saat itu tidak cukup memberikan kontribusi terhadap pembangunan perekonomian negara. Selain itu, sumber pendanaan kenaikan anggaran berasal dari pinjaman luar negeri.

“Secara umum, untuk penganggaran yang berdampak pada perekonomian, kita mengukur bagaimana anggaran dapat meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan nilai dalam perekonomian, yang tidak ada dalam anggaran perang,” tutupnya.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Yusuf Mansur: Pekerjaan nyata dalam menjual bahan bakar murah di daerah sangat dibutuhkan: Okezone Report

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *