Kisah Pria 26 Tahun yang Tinggal di Basement Tak Tahu Ibunya Meninggal: Okezone Travel

Uncategorized44 Dilihat

SETELAH 26 tahun setelah dilaporkan hilang di Djelfa, Aljazair, Omar bin Omran ditemukan di basement rumah tetangganya.

Keberadaan pria berusia 45 tahun itu diketahui setelah mendapat informasi dari keluarganya dari postingan media sosial seseorang.

Omar menghilang pada usia 19 tahun selama perang saudara Aljazair pada tahun 1998.

Pria tersebut diperkirakan merupakan salah satu korban di antara 200.000 orang yang menjadi sasaran eksekusi atau di antara 20.000 orang yang diculik selama konflik akibat konflik berkepanjangan antara pemerintah Aljazair dan kelompok Islam tersebut.

Seorang pria yang hilang dalam perjalanan ke sekolah kejuruan diyakini tewas.

Namun Omar ternyata masih hidup setelah ditemukan di ruang bawah tanah dengan tumpukan jerami hanya berjarak 200 meter dari rumahnya. Pihak berwenang berhasil menemukannya pada 12 Juni 2024.

Seorang pria berusia 61 tahun berinisial BA telah ditetapkan sebagai tersangka di balik hilangnya Omar. Pihak berwenang setempat menetapkannya sebagai tersangka setelah menyelidiki postingan saudara laki-laki BA di media sosial. Postingan ini juga menjadi petunjuk keberadaan Omar.

(Foto: EnnaharTV)

Kakak tersangka menuturkan, dirinya mulai menyebarkan kabar buruk tentang BA di media sosial setelah kakak beradik tersebut terlibat perselisihan soal harta warisan.

Salah satu perkataan tersebut berhasil menarik perhatian keluarga Omar karena mengklaim BA terlibat dalam hilangnya Omar bertahun-tahun lalu.

Berdasarkan informasi tersebut, pihak keluarga langsung melaporkannya ke pihak berwajib dan menggeledah rumah tetangganya.

“Setelah laporan ini, jaksa penuntut umum memerintahkan gendarmerie nasional untuk membuka penyelidikan mendalam dan para petugas pulang,” kata seorang pejabat kehakiman setempat.

“Pada 12 Mei pukul 8 malam waktu setempat, (mereka) menemukan korban Omar bin Omran, 45 tahun, di basement tetangganya, BA, 61 tahun,” imbuhnya.

Baca Juga  Datang ke Pondok Pesantren Sindanglaya, Atikoh Ganjar Ingatkan Semua Orang Jangan Menghindar: Okezone Negeri

Setelah berusaha melarikan diri dari kejahatan tersebut, BA akhirnya ditangkap oleh ketua. Saat ini, kementerian mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan Omar menerima perawatan medis dan psikologis, merujuk pada BBC.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Menjadi korban salah satu genetika yang paling lama, Omar disebut-sebut tidak bisa meminta bantuan sama sekali karena merasa ‘di bawah pengaruh sihir’ saat itu.

Pihak berwenang belum mengetahui cerita lengkapnya, namun mereka berharap bisa mendapatkan informasi lengkap setelah Omar menyelesaikan perawatannya.

Penemuan pria berusia 45 tahun tersebut menimbulkan kehebohan di kalangan keluarga dan masyarakat setempat yang telah mengalami penurunan berat badan selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah untuk sepupuku. (Dia) dalam keadaan sehat setelah 26 tahun hilang. Menunggu detail kasus dan penyidikannya,” unggah salah satu kerabatnya di media sosial. Surat harian laporan

Omar bin Omran ketika ia masih remaja

(Foto: EnnaharTV)

Sementara itu, sang ibu belum bisa ikut menyambut anak kesayangannya di rumah. Ibu Omar dilaporkan meninggal pada tahun 2013.

Sang ibu merupakan salah satu orang yang selalu percaya bahwa Omar masih hidup dan terus meminta pihak keluarga untuk terus mencarinya bahkan hingga ia meninggal.

“Ibumu yang malang meninggal saat kamu berada di pengasingan, tanpa mengetahui apa yang terjadi padanya, tanpa mengetahui bahwa selama ini dia berada di sisi ibumu,” kata salah satu kerabat dekatnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *