Mahfud MD: Gelar Sarjana adalah Gelar Magister Pendidikan :)

Uncategorized86 Dilihat

BANDUNG – Direktur Eksekutif Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan orasi ilmiah di hadapan ratusan mahasiswa saat Pembukaan Wisuda ke-40 Universitas Ilmu Komputer Indonesia (Unikom), Hotel Harris, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2023).




“Sebelum memulai, saya tekankan bahwa ini adalah persoalan ilmiah, bukan proses politik elektoral. Mereka yang hadir di sini sudah menentukan pilihan sesuai hati nuraninya masing-masing,” kata Mahfud mengawali pidatonya.

Dalam kesempatan itu, Mahfud menghimbau agar lulusan UNIKOM tidak hanya menjadi guru besar, tapi juga beretika.

“Buku itu ijazah. Keterampilannya ada, tapi tidak menunjukkan karakter. Orang bijak menggambarkan karakter pendidikan,” ujarnya.

Mahfud mengatakan, siapapun bisa menjadi ulama, namun tidak semua ulama memiliki akhlak. Buktinya, dari 1.250 orang koruptor, 84 persennya punya gelar. Beberapa bahkan profesional.

Pelaku korupsi ini, kata Mahfud MD, jelas tidak memiliki hikmah, tidak memiliki moral dan integritas untuk bertanggung jawab kepada masyarakat.

Baca juga: Tingkatkan Tingkat Daur Ulang, Coca-Cola Gandeng Grab untuk Genjot Program Daur Ulang

Ikuti Berita Okezone di berita Google


Mahfud berharap, tidak hanya siswa SMA saja yang mendapat ilmu, tapi juga hikmah. Memiliki tanggung jawab moral untuk memajukan negara dan negara. Sesuai dengan undang-undang membuat kehidupan berbangsa lebih mudah dipahami. Bukan hanya mental, tapi perilaku.

“Seseorang yang berakal mendalam harus mempunyai akhlak dan kebenaran, karena ia selalu beriman kepada Tuhan. Tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merusak, jika di pemerintahan bebas dari korupsi dan politikus yang merugikan masyarakat dan negara, ” dia berkata.

Baca Juga  Saat Deontay Wilder mengalahkan Oleksandr Usyk dalam video game: Okezone Sports

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *