Mpu Sindok Jadikan Ketahanan dan Kebijaksanaan Penting Saat Menjadi Raja Mataram Jawa Timur Waktu: Country Okezone

Uncategorized15 Dilihat

MPU Sindok berhasil naik takhta Mataram. Ia memindahkan kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur setelah bencana alam letusan Gunung Merapi yang menghancurkan Medang, ibu kota kerajaan Mataram.

Mpu Sindok merupakan menantu Dyah Wawa yang memerintah Kerajaan Mataram pada periode terakhir Jawa Tengah, sebelum hancur akibat bencana alam. Naiknya Dyah Wawa ke tampuk kekuasaan tak lepas dari pengaruh Mpu Sindok.

Dyah Wawa menggulingkan pemerintahan Dyah Tuludong Raja Mataram sebelumnya. Mpu Sindok yang berperan besar dalam pemberontakan tersebut akhirnya dinikahkan oleh Dyah Wawa dengan putranya, Sri Wardhani Mpu Kebi.

Pada masa Dyah Wawa menjadi raja sebagaimana tertuang dalam buku “13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Jawa” yang ditulis oleh Sri Wintala Achmad, Mpu Sindok diberi jabatan Rakryan Mahapatih Hino. Pernikahan Mpu Sindok dengan istrinya menghasilkan seorang putri bernama Sri Isanatunggawijaya yang menikah dengan seorang pangeran Bali bernama Sri Lokapala.

Mpu Sindok naik tahta menjadi raja dengan gelar Sri Maharaja Rakai Hino Sri Isana Wikramatunggadewa pada tahun 928 – 947 M. Saat memerintah ada seorang Rakai Mahapatih Hino yang bernama Mpu Sashara.

Pada masa pemerintahannya sebagai Raja Mataram, Mpu Sindok dikenal sebagai raja yang saleh dan bijaksana. Beliau selalu berusaha mensejahterakan kehidupan seluruh rakyatnya. Mpu Sindok adalah seorang penganut agama Hindu yang taat, namun sangat menjaga toleransi terhadap pemeluk agama lain.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Sebagai buktinya, Mpu Sindok memberikan desa Wanjang sebagai sima swantantra kepada seorang pujangga bernama Sri Sambhara Suryawarana yang menulis kitab Tantrayana Budha yang berjudul Sang Hyang Kamahayanikan.

Baca Juga  Peristiwa 27 Februari: Meninggalnya Sayuti Melik: Okezone Country

Alhasil, dari Mpu Sindok lahirlah dinasti raja-raja Jawa baru yang disebut Dinasti Isana. Mulai dari Sri Isanatunggawijaya yang merupakan istri raja Bali Sri Lokapala, terus Sri Makutawangsawardhana, Dharmawangsa Teguh, Mahendradatta istri Udayana Warmadewa, hingga Airlangga atau yang bergelar Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramotggadewa.

Mpu Sindok sendiri mangkat atau wafat pada tahun 947 M, ruhnya bersemayam di Isanabajra atau Isanabhawana, dan dibesarkan oleh raja Medang melalui Sri Isanatunggawijaya yang menikah dengan Sri Lokapala dari Bali.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update berita baru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *