OJK Blokir 22 Investasi Bodong dan 625 Pinjol Ilegal: Okezone Economy

Uncategorized152 Dilihat

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 22 perusahaan yang membuat penawaran investasi palsu. Melalui Satuan Tugas Pemberantasan Jasa Keuangan Ilegal atau Satgas PASTI (sebelumnya Satgas Waspada Investasi), larangan tersebut diterapkan selama November 2023.



Rinciannya antara lain 12 perusahaan yang menawarkan pekerjaan paruh waktu dengan sistem deposit, 7 perusahaan yang menawarkan investasi tanpa izin, 2 perusahaan yang menawarkan layanan perdagangan aset kripto tanpa izin; dan Pasal 1 melakukan transaksi keuangan tanpa izin.

Terkait temuan tersebut, Satgas PASTI telah melakukan pemblokiran materi dan informasi serta akan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya sesuai prosedur yang berlaku, Sekretaris Satgas Pemberantasan Kegiatan Usaha Ilegal Hudiyanto tulis dalam pernyataan resmi. , Kamis (30/12/2023).

Selain itu, Satgas PASTI sepanjang November 2023 juga memblokir 337 pinjaman online ilegal di sejumlah website dan aplikasi serta menemukan 288 konten terkait pinjaman pribadi (pinpri) yang berpotensi melanggar ketentuan privasi data pribadi.

Dengan demikian, sejak tahun 2017 hingga tahun 2023 Satgas telah mengidentifikasi 8.149 lembaga keuangan ilegal yang memiliki 1.218 investasi ilegal, 6.680 pinjaman online dan pinjaman pribadi (pinpri) ilegal, serta rumah gadai ilegal 251

Satgas PASTI juga menemukan 38 rekening bank atau virtual account yang dilaporkan masyarakat terkait dengan layanan pinjaman online ilegal.

Baca juga: Kelola keuangan Anda sejak kecil dengan kartu!

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Terkait hal tersebut, Satgas telah mengusulkan pemblokiran rekening dimaksud kepada bagian pengawasan bank di OJK untuk kemudian memerintahkan bank tersebut melakukan pemblokiran. Upaya ini akan terus dilakukan untuk semakin mengurangi ekosistem pinjaman online ilegal di Indonesia.

Baca Juga  KPU Harus Bertanggung Jawab dalam Peningkatan Data C1 dan Analisis Sirecap Independen: National Okezone

Satgas PASTI juga mengingatkan agar selalu berhati-hati, berhati-hati dan tidak menggunakan pinjaman online atau pinjaman pribadi ilegal karena berpotensi merugikan masyarakat, dengan risiko penyalahgunaan data pribadi.

Menghilangkan investasi ilegal dan hal-hal yang memerlukan partisipasi masyarakat. Warga negara selalu diharapkan untuk memverifikasi aspek hukum suatu produk dan memperhatikan logika hasil yang dijanjikan.

Masyarakat yang menemukan penawaran investasi atau pinjaman online yang mencurigakan atau diduga ilegal dapat melaporkannya ke Kontak OJK dengan nomor telepon 157, WA (081157157157), email: konsumen@ojk.go.id atau email: jasainvestasi@ojk.go .pengenal.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *