Pengawasan Kasus Afif Maulana, Kompolnas: Pembukaan Polda Sumbar: Okezone News

Uncategorized30 Dilihat

PADANG Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memfasilitasi Polda Sumbar dan LBH Padang, keluarga korban, serta saksi penting, dan ahli forensik untuk memaparkan kasus penganiayaan yang dilakukan polisi terhadap 18 orang dan tewasnya Afif Maulana yang tewas di kolong Jembatan Kuranji.

Ketua Eksekutif Kompolnas Jenderal (Pur) Benny Jozua Mamoto mengatakan, kehadiran mereka di sini dalam rangka mengatur pengawasan dan isolasi, serta penanganan masalah yang menjadi perhatian masyarakat.

“Kita rapat koordinasi dan kita di sini mendengarkan langsung. Hari ini kita saksikan rapat terbuka, karena dua kelompok bertemu, di satu sisi LBH Padang menunjukkan banyak permasalahan, di sisi lain ada saksi yang bisa menyampaikan. kesaksian langsung, Kamis (27/6/2024).

Benny mengatakan, pertemuan ini merupakan hal baik yang langka karena merupakan bentuk transparansi Polri. Kapolda Sumbar Irjen Suharyono juga sudah merilis hasil pemeriksaan internal anggota.

“Memang ditemukan pelanggaran-pelanggaran dan dalam forum ini diumumkan siapa pun yang terlibat akan diproses hukum sesuai ketentuan, jadi dulu melalui pemeriksaan pendaftaran BAP, baru sampai penyidikan kode etik,” ujarnya.

Benny melanjutkan, salah satu bentuk transparansi Polda Sumbar adalah juga dipanggil untuk melakukan sidang kode etik.

“Kami ucapkan terima kasih, berharap masyarakat juga mewaspadai permasalahan ini, sehingga seluruh kelompok pemantau eksternal dapat yakin bahwa penanganan ini transparan dan profesional,” ujarnya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Dalam proses penyidikan kematian Afif Maulana, kata Beny, pihaknya mendatangi tempat ditemukannya korban, dan mewawancarai saksi-saksi penting serta menemukan lokasi kejadian.

Baca Juga  Imam Besar Masjid Istiqlal: Pemuda Indonesia Jangan Berharap Pada Negaranya: Okezone Nation

“Kami menemukan lokasi kejadian pada pukul tiga dini hari, saksi-saksi kunci sudah kami wawancarai langsung, nah ini akan memunculkan beberapa isu yang beredar, sehingga semua orang bisa mendapatkan informasi yang benar sesuai fakta di lapangan. . “Bukan apa yang Anda katakan, bukan apa yang Anda pikirkan, tapi fakta di lapangan seperti itu,” ujarnya.

Menurut dia, beberapa hal yang beredar di media ada yang disaksikan, seperti rokok ringan, pemukulan, pemukulan, dan lain-lain, yang diakui polisi. Hanya saja perlu selangkah lebih maju karena saat kami tanya siapa yang tidur dan siapa yang tidur, saya tidak tahu namanya karena hanya memakai pakaian.

“Ini perlu dideteksi dengan face recognition, jadi ada beberapa tahapan hingga registrasi selesai dan berlanjut ke kode tes perilaku,” jelas Benny.

Terkait Afif Maulana, kata dia, masih ada ahli yang bisa menjelaskan karena informasi luka pribadi yang dilukai simpang siur, dan semua pertanyaan dari LBH Padang selaku kuasa hukum korban sudah terjawab semua.

“Ini sedang berjalan untuk melengkapi banyak hal yang perlu ditemukan karena Kapolsek setempat sudah bilang terbuka, kalau ada kasusnya, ada informasinya, ada buktinya, ada rekamannya, nanti akan diteruskan. . ” dia berkata.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update berita baru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *