Prihatin Sepeda Berharga, Kemenag: Aguk Irawan Sakiti Perasaan Ribuan Pekerja Haji! : Okezone Haji

Uncategorized28 Dilihat

MAKKAH – Kementerian Agama (Kemenag) menyebut penulis Aguk Irawan menebar hinaan terhadap pemimpin Haji melalui bukunya yang dimuat di dua media online, Duta.co dan Kabarcirebon.

tulis Aguk di campur.co dengan judul “Kami Punya Kursi Roda Uang Pekerja dan Tagline Ramah Lansia dan Difabel”, pada Jumat 14 Juni 2024. Sehari sebelumnya, artikel Aguk juga dimuat di Kabarcirebon dengan judul “ Aguk Irawan Kritik Pelayanan Ramah Bagi Lansia dan Difabel pada Haji ‘Komersial’.”

Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie mengatakan Aguk menulis dua pasal tersebut berdasarkan apa yang dilihatnya saat dirinya dan tim DPR meninjau Terminal Syib Amir, Makkah, 11 Juni 2024.

Aguk mengatakan, setelah penumpang lanjut usia dan penyandang cacat turun dari bus (Syib Amir), banyak polisi yang mengenakan seragam haji hitam putih mewakili pejabat pemerintah Indonesia, berlogo Ramah Haji. Mereka berkumpul dan bersiap untuk menutup gereja. Namun ternyata mereka mengenakan biaya 300 riyal hingga 500, tergantung kontrak.

Aguk kemudian mempertanyakan ketersediaan tarif layanan kursi roda dan kemudian menyinggung skandal bisnis terhadap pekerja haji Indonesia.

Dia menuding jamaah memperlakukan mereka sebagai pelanggan yang harus membayar semua layanan yang mereka terima. Lalu Aguk menulis, kalau harus seperti ini, kenapa jiwa membubuhkan kata Ramah Haji untuk Lansia dan Difabel.

Tulisan Aguk tentang bisnis gerobak dorong jelas menghina. Pasti melukai perasaan ribuan pekerja haji yang beribadah dengan ikhlas, kata Anna Hasbie di Makkah, Jumat (14/6/2024).

Sangat disayangkan skandal ini menyebar di Tanah Suci, karena kegagalan memahami permasalahannya, lanjutnya.

Anna menambahkan, sebagai seorang penulis, Aguk tidak boleh mendasarkan tulisannya pada ide. Oleh karena itu, artikel tersebut salah dan berujung pada ejekan. “Tuduhan perdagangan tersebut tidak berdasar dan cenderung konyol,” tegasnya.

Baca Juga  Riset MNC Sekuritas: IHSG Diperkirakan Bertenaga 6.848-7.030: Okezone Economy

Pihaknya juga memastikan tidak ada perdagangan jasa sepeda yang dilakukan pekerja. Faktanya, pihak berwenang menghimbau jamaah untuk menggunakan sepeda yang berfungsi di Masjid Tertinggi.

Selain tarif standar, para pekerja telah mendapat mandat atau mandat hukum dari otoritas Saudi. Agar mereka selamat dari serangan para pemimpin Masjidil Haram.

“Jadi yang mendorong kursi roda dan yang membayar adalah pejabat pemerintah yang menyewa tukang kursi roda di Masjidil Haram. Mereka bukan pekerja haji Indonesia,” tegas Anna.

Petugas haji Indonesia sangat memberikan keamanan kepada jamaahnya sehingga aman dan harga sewanya standar, lanjutnya.

Upaya pengamanan ini penting, karena ada kasus dimana gereja menggunakan pekerja dorong tidak resmi, namun malah harus membayar tarif yang lebih tinggi. Bila mereka menyerang, maka pengemudi yang tidak melakukannya akan lari dari gereja, tak peduli ibadah jemaah sudah selesai atau belum. Faktanya, mereka tidak peduli dengan keamanan gereja.

“Untuk keamanan, kami memudahkan jemaah Haji Indonesia dengan kartu kendali. Oleh karena itu, petugas Masjidil Haram yang mendorong roda juga bisa bersih. “Proses pembayarannya dilakukan jemaah kepada petugas Masjidil Haram, setelah seluruh ritual selesai,” jelas Anna.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Sebagai informasi bagi jamaah, petugas haji memberikan informasi mengenai ciri-ciri petugas resmi jasa penyewaan kursi roda di Masjidil Haram:

1. Kenakan pakaian kursi dorong;

2. Rompi pendorong berwarna abu-abu dan hijau lumut (shift pagi) atau coklat (shift malam);

3. Nomor punggung dan nomor dada terdapat pada rompi.

Baca Juga  Keterhubungan Klaklik dengan Avoskin Bikin Mahasiswa Makin Percaya Diri Jadi Content Creator: Okezone Celebrity

Tarifnya adalah: 1) Haji Pra-puncak: Paket Tawaf dan Sai SAR 250; dan 2) Setelah puncak haji: Tawaf dan Sai berjumlah SAR 500 – 600.

“Sistem pembayarannya dilakukan setelah jamaah selesai beribadah. Konyol kalau disebut pekerja haji Indonesia yang bertransaksi di bidang persewaan sepeda. Pekerja haji justru melindungi jamaah dari praktik ilegal sewa jasa dorong. Roda yang merugikan bagi gereja,” lanjutnya.

Kesalahan lain dalam penulisan Aguk adalah tidak benar. Aguk mengatakan, tulisannya berdasarkan survei lapangan pada 11 Juli 2024. Pada hari itu, layanan bus shalawat dihentikan sementara, sesuai dengan aturan otoritas Arab Saudi.

Semua bus yang digunakan oleh pelancong dari berbagai negara dikecualikan untuk layanan haji tertinggi. Jadi saat Tim DPR ke Syib Amir, tidak ada bus salat, kata Anna.

“Bus shalawat terakhir yang beroperasi hari itu hanya untuk memfasilitasi umrah wajib bagi rombongan terakhir yang baru tiba di Mekkah.

“Jadi kalau Aguk bilang melihat polisi berkerumun dan memberikan kursi roda kepada jamaah yang baru turun dari mobil salat, itu tidak benar. Silakan ditulis, tidak ada larangan. Tapi soalnya- Kalau ada menghina, kami akan panggil,” tutupnya.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update berita baru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *