Sederet Ramalan Jayabaya satu per satu sejalan dengan kondisi Indonesia saat ini: Okezone Country

Uncategorized54 Dilihat

JAKARTA – Ramalan Jayabaya selalu menjadi sorotan karena banyak peristiwa di masa sekarang yang dianggap sesuai dengan ramalannya. Jayabaya atau Prabu Sri Aji Jayabaya adalah seorang raja yang terkenal dengan banyak ramalannya.

Jayabaya bergelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa. Ia merupakan raja yang memerintah di Kedir pada tahun 1135 hingga 1159.

Berikut beberapa peristiwa di Indonesia yang diyakini sesuai dengan ramalan Jayabaya:

1. Orang-orang mengumpulkan makanan seperti biji-bijian di dalamnya

Hal ini mungkin mencerminkan permasalahan perekonomian yang semakin meningkat dan persaingan yang ketat dalam mencari penghidupan dalam masyarakat yang semakin kompleks dan modern.

2. Datangnya masa penuh bencana di kepulauan tersebut

Bencana alam sering terjadi di Indonesia, antara lain gempa bumi, tanah longsor, dan banjir. Ramalan Jayabaya tentang hal ini sepertinya mencerminkan geografi dan geografi Indonesia yang sebenarnya.

3. Ada yang rendah hati, ada pula yang mengumpat

Hal ini dapat diartikan dengan meningkatnya konsumsi dan ketidakjujuran di masyarakat, serta semakin meningkatnya kemerosotan moral dan akhlak.

4. Ayah memberi makan anaknya

Anak laki-laki tersebut mencoba untuk melawan ayahnya, namun penafsiran ramalan ini bisa berbeda, namun dalam konteks tertentu, ini bisa merujuk pada kerusuhan politik atau sosial di mana generasi muda menantang tatanan yang sudah mapan, dengan pemimpin yang sudah ada.




Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

5. Wong wadon lacur ing endi-endi

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2024 Jakarta dan sekitarnya

Munculnya perilaku asusila atau terlarang di kalangan perempuan dianggap sebagai penggenapan ramalan tersebut. Dimana, banyak pelacur.

6. Umah mimpi aku sujud

Rumah bordil menjadi semakin populer. Hal ini mencerminkan meningkatnya penerimaan terhadap perilaku yang sebelumnya dianggap tabu atau tidak pantas.

7. Manga kakak ke adik

Kakak dan adik tidak rukun. Hal ini dapat menunjukkan meningkatnya persaingan dan kebingungan di antara anggota masyarakat atau bahkan di dalam keluarga Anda sendiri.

8. Orang kaliren kebanyakan berwudhu

Banyak orang kelaparan dan kehilangan tempat tinggal. Ketimpangan sosial dan kemiskinan masih menjadi masalah di Indonesia, dan perkiraan ini sepertinya mencerminkan hal tersebut.

9. Akeh, barangmu haram

Banyak barang ilegal. Hal ini mungkin mengindikasikan peningkatan perdagangan ilegal atau barang terlarang di Indonesia.

10. Akeh udan itu buruk

Ada saatnya hujan turun di waktu yang salah. Perubahan iklim dan pola cuaca yang tidak aktif mungkin menjadi penjelasan atas prediksi tersebut.

11. Sepeda, pesawat terbang, kereta api, dan kehilangan barang

Nubuatan itu berbunyi sebagai berikut: “Mbesuk yen ana kreta mulga tanpa jaran, tanah jawa kalakan wesi, prahu mulga ing algo awang-awang, kali ilang kedunge ilang kumandange pasar. Ini tandanya tekanan Joyoboyo wis cedak”

Kalau kita terjemahkan kurang lebih begini: “Besok, atas kereta-kereta tak berkuda, tanah Jawa dirantai besi, kapal-kapal melintasi angkasa, sungai-sungai kehilangan kedalamannya, pasar-pasar kehilangan suaranya, inilah sebuah tandanya, bahwa zaman Jayabaya sudah dekat.”

Meskipun beberapa peristiwa ini tampaknya konsisten dengan nubuatan Jayabaya, penting untuk diingat bahwa makna nubuatan ini mungkin berbeda-beda dan beberapa di antaranya mungkin hanya kebetulan belaka.

*wallahulam bissawab

Baca Juga  Erick Estrada Bertemu Idolanya di Srimulat: Hidup Itu Komedi : Okezone Celebrity

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *