Simak Proyek Bencana Laut Perkampungan Nelayan, Jokowi: Agustus Selesai: Okezone Aje

Uncategorized27 Dilihat

SEMARANGPresiden Jokowi periksa proyeknya tanggul laut atau tumpukan sprei di Perkampungan Nelayan Tambachlorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Senin (17/6/2024).

Ia mengatakan, pengerjaan proyek tersebut akan selesai pada Agustus dan diperkirakan akan berlangsung hingga 30 tahun ke depan. Tembok penahan banjir ini dibangun sepanjang 3,6 kilometer dengan anggaran Rp386 miliar.

“Akan berakhir Agustus 2024, saya kira dalam jangka waktu 30 tahun setidaknya bisa mengatasi pencurian yang terjadi. “Itu akan terjadi kalau bagus, penataan kampung nelayannya bagus, bisa diperbaiki, ditiru di daerah lain, paling tidak ada contohnya dulu,” kata Jokowi.

Proyek tanggul laut ini sengaja dibuat sebagai solusi atas gelombang laut akibat banjir yang menerjang wilayah pesisir setempat. Hingga saat ini, Kampung Nelayan Tambachlorok Kota Semarang masih rawan terhadap banjir yang terjadi saat permukaan air laut naik.

“Untuk mengendalikan gelombang pasang di Tambachlorok, kami juga mendirikan perkampungan nelayan (proyek sheet piling),” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan, proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 56 hektare dan juga dibangun stasiun pompa untuk meningkatkan pengendalian banjir di wilayah pesisir.

“Kami sedang membangun tanggul sepanjang 3,6 kilometer dari stasiun (Tanjung Emas) sampai di sini. “Semuanya tutup, kami tutup, tidak ada perampok yang masuk ke Tambalorok,” kata Basuki yang mendampingi Presiden.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Ia mengatakan, jika turun hujan, airnya akan ditampung di dua telaga besar yang sudah disiapkan. Masing-masing luasnya 8 hektar dan 12 hektar juga akan dibangun rumah pompa, masing-masing 2 rumah, satu berfungsi dan satu lagi cadangan.

Baca Juga  Jenazah Wanita di Parit Bekasi, Polisi: Tidak Ada Kejahatan: Okezone Megapolitan

Rumah pompa belum selesai, kapasitasnya 3×500 liter per detik, lanjutnya, seraya menyebutkan salah satu kunci pengendalian banjir adalah pembangunan polder dan rumah pompa.

Kemajuan proyek telah mencapai 85%. Salah satu kendala proyek tersebut adalah pembebasan lahan yang terus diupayakan penyelesaiannya oleh Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, di sana masih dibangun breakwater wall. Jika ada angin barat maka air tidak akan masuk ke laut di Tambachlorok.

“Kami juga berterima kasih kepada Presiden dan Menteri PUPR yang telah menyetujui peninjauan dan peninjauan proyek tersebut. “Ini juga salah satu upaya pencegahan pencurian dan banjir di Kota Semarang,” kata Ita.

Pembangunan di sana, kata dia, dimulai setahun lalu. Hal ini menjadi harapan besar bagi warga setempat dan Kota Semarang pada umumnya. Sebab, itu merupakan proyek banjir dan pengendalian banjir.

“Tentunya kita berharap, Insya Allah pada bulan Agustus bisa terealisasi, karena saat matahari terbenam yang biasanya bulan Oktober November, masyarakat Tambalorok dan para nelayan dalam keadaan aman dan nyaman,” kata Ita.

Presiden Jokowi mengunjungi Tambachlorok usai salat Idul Adha di Simpanglima Semarang dan menyerahkan sapi ritual tersebut. Selain Wali Kota Semarang dan Menteri PUPR, pekerjaan juga dilakukan. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update berita baru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *