Tambahkan Faktor Keamanan Utama Sumber Daya Manusia untuk Mencegah Peretasan Data Pemilu 2024: Zona Atas Negara

Uncategorized68 Dilihat

JAKARTA – Penggunaan perangkat Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) merupakan sebuah inovasi yang mendorong transparansi dan akuntabilitas internal. pemilu 2024.




Ketua Pusat Penelitian Keamanan Siber Komunikasi dan Pusat Penelitian Keamanan Sistem Informasi (CISSReC), mengatakan Pratama Persadha, prosesnya Pilih 2024 dapat berjalan dengan lancar, maka keamanan data pada aplikasi Sirekap harus diperhatikan.

Sebab meskipun alat ini hanya sekedar alat, namun bukan data yang menjadi pedoman hasil pemilu, namun jika terjadi serangan siber dapat menimbulkan kebingungan.

Oleh karena itu, keamanan data Sirekap menjadi salah satu faktor penting agar pemilu mendatang dapat terselenggara dengan tertib dan lancar, ujarnya, Sabtu (27/1/2024).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya memperkenalkan Alat Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebagai alat untuk membantu rekapitulasi suara pada Pilkada 2024. Alat ini berhasil digunakan pada Pilkada Serentak 2020.

Oleh karena itu, agar keamanan data aplikasi Sirekap semakin kuat, faktor Sumber Daya Manusia (SDM) harus diutamakan. Sebab, penyebab utama lemahnya sistem teknologi pemerintah sering kali berasal dari rendahnya kesadaran sumber daya manusia mengenai keamanan siber.

“Kalau kita melihat sistem keamanan siber, kita tidak bisa melihat sekelompok infrastruktur dan perangkat keamanan siber saja, tapi kita juga harus melihat aspek lain, seperti pelatihan staf tentang aspek keamanan siber yang juga menjadi poin penting,” ujarnya. menjelaskan.

Sebab, tidak jarang serangan siber terjadi ketika komputer atau laptop pegawai diretas atau data autentikasi pegawai diperoleh melalui serangan pribadi, lanjutnya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Baca Juga  Mahfud MD Akan Muncul Cari Keterwakilan di Pemilu 2024 Meski Menjabat Menkopolhukam: Okezone Nation

Pratama menyarankan agar KPU segera melakukan pelatihan terhadap seluruh sumber daya manusia yang terlibat. Tidak hanya pelatihan cara penggunaan alat Sirekap saja, namun juga ditekankan pada faktor keamanan siber.

“Melihat maraknya kebocoran data akibat kelalaian SDM, hal ini patut menjadi peringatan bagi pimpinan organisasi untuk segera memberikan pelatihan kepada karyawan/mitra yang memiliki akses bagaimana melindungi dirinya,” tutupnya.

Pengamat Politik Universitas Mulawarman, Budiman pun mengapresiasi penggunaan KPU Sirekap. Menurutnya, digitalisasi akan berdampak signifikan terhadap efektivitas dan efisiensi pemilu.

“Aplikasi Sirekap dapat berkontribusi dalam pembacaan pemilu dengan cepat dan dapat mengurangi terjadinya kecurangan. Namun perlu diingat bahwa penggunaan digital juga harus melindungi dari serangan siber,” ujarnya.

Digitalisasi ini juga akan mendorong penguatan institusi demokrasi di Indonesia. Harapannya, pemilu bisa lebih transparan dan akuntabel sehingga memperkuat demokrasi.

“Melalui digitalisasi, proses transparansi dan akuntabilitas dapat menjadikan semua orang lebih akuntabel. Khususnya pemanfaatan teknologi digital dapat berkontribusi dan meningkatkan proses penegakan demokrasi,” lengkapnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *