Tips Berkebun di Musim Hujan: Gunakan Tanaman Hidroponik: Hidup di Zona Atas

Uncategorized75 Dilihat

WAKTU Hujan telah tiba, tentunya aktivitas di luar ruangan akan sangat dibatasi. Salah satu kegiatan luar ruangan yang paling populer saat ini adalah pertanian. Oleh karena itu, pada musim hujan, beberapa tanaman sulit bertahan hidup.

Nah, bagi yang suka berkebun namun kesulitan karena hujan lebat, bisa berkebun dengan tanaman hidroponik. Menurut Petani Hidroponik Milenial, Satrya Giandra, caranya adalah dengan memperhatikan sinar matahari.

Jadi meski musim hujan, kita bisa menggunakan lampu LED agar tanaman terasa hangat meski tidak ada sinar matahari, kata Satrya kepada MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Studio 2 iNews Tower, Jakarta.

Menurutnya, tanaman membutuhkan cahaya sehingga harus sebisa mungkin terkena cahaya, meski melalui lampu. Selain itu, berkebun hidroponik juga bisa dilakukan pada lahan sempit atau lahan terbatas. Karena yang terpenting tempat ini juga mendapat sinar matahari yang cukup.

“Banyak untuk pekarangan, seperti teras berukuran empat kali tiga, kurang lebih kalau ada ruang seperti tali jemuran, bisa juga, asalkan ada sinar matahari,” kata Satrya.

Untuk itu, menurut Satrya, tidak ada kata terlambat atau malas untuk berkebun. Asalkan ada rasa cinta, perhatian dan kerja keras, maka berkebun akan menjadi lebih menyenangkan.

Lebih lanjut Satrya juga menyampaikan bahwa berkebun memerlukan kesabaran dan ketabahan agar masyarakat dapat lebih menghargai apa yang kita rawat mulai dari benih hingga panen. Karena usahanya pasti gagal, dan periksa dan kendalikan. Jangan mulai, terus periksa media air, kebutuhan sinar matahari, dan pengurangan hama, ”kata Satrya.

Ikuti Berita Okezone di berita Google

Dapatkan berita terkini dengan segala berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan lainnya

Baca Juga  Ramalan Zodiak 10 November 2023 untuk Sagitarius dan Capricorn: Kehidupan di Lautan


Menurutnya, berkebun bisa membuat seseorang menghargai apa yang dirawatnya, mulai dari benih hingga panen. Meski permasalahan bisa saja muncul pada diri setiap orang, seperti faktor cuaca, modal, atau mungkin rasa gagal, namun bagi Satrya hal tersebut bukanlah sebuah kendala. “Saya tidak melihatnya. Saya masih berusaha, jadi saya fokus pada satu tanaman dulu, baru satu siap, lalu hidup, seperti itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Satrya juga berpesan dan mengajak semua orang khususnya generasi muda untuk mencoba berkebun hidroponik, karena selain memberikan kesempatan untuk membuat sayuran sendiri, menekuni bidang ini juga bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

Karena berusaha pasti gagal, dan periksa dan kendalikan. Jangan mulai, terus periksa media air, kebutuhan sinar matahari, dan kurangi hama, ”ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *